Selasa, 28 Januari 2020

Review Buku Student Hidjo karya Mas Marco Kartodikromo

Awal saya ingin membeli buku ini hanya karena buku ini terbitan seabad yang lalu, yang mana mungkin akan menarik ceritanya. Setelah selesai membaca saya rasa buku ini menarik, tetapi tentu ada kekurangan dan kelebihannya. Kekurangannya yaitu konflik yang diangkat disini seperti tidak ada dan hanya berkaitan dengan cerita roman saja. Kemudian tidak menceritakan lebih detail mengenai perjalanan studi si Hidjo di Belanda, hanya sekedar plesir dan melancong saja. Untuk kelebihan dari buku ini tentu kita para pembaca dapat menambah kosakata bahasa Belanda ya walau hanya beberapa kata, kemudian bisa melihat beberapa tulisan surat dengan ejaan lama di mana itu yang menambah kesan yang unik dan antik, dan yang terakhir yaitu buku ini kembali menegaskan bahwa semua manusia itu memiliki derajat yang sama, dan tentu tidak semua orang Belanda itu jahat, pasti ada juga yang baik. Begitu pula orang pribumi tidak semuanya jahat, tentu ada juga yang baik. Jadi tak dapat disamaratakan.
Picture from Goodreads

Selasa, 21 Januari 2020

Review Buku "Cerita dari Digul"


Sebuah kumpulan cerita tentang perjalanan para digulis yang seru dan menegangkan. Bisa dibilang dengan membaca cerita-cerita ini kita dapat mengetahui bagaimana kondisi yang terjadi di sana. Entah itu kondisi lingkungan nya yang dikelilingi oleh hutan rimba, banyak sungai maupun rawa, nyamuk-nyamuk yang dapat menyebabkan malaria hingga suku pedalaman yang masih bertelanjang tubuh dan memakan manusia. Perlu diketahui bahwasannya tahanan di Digul sana tidak hanya di mukimi oleh orang-orang tahanan politik hindia belanda yang terlibat secara langsung dengan kejadian 1926 tetapi ada juga keluarga yang turut dibawa padahal tidak terlibat secara langsung. Sehingga terkesan bahwa semua orang yang ada di sana adalah komunis padahal belum tentu adanya. 

Hal yang membuat tegang adalah ketika para tahanan ingin mencoba kabur dari tempat itu karena tidak betah rasanya ditahan sampai tidak tahu kapan akan dibebaskan dan dipulangkan ke kampung halamannya, dan juga tidak tahan dengan penyakit malaria yang mudah menyerang jika tidak rutin meminum pil pencegah malaria.

Dari segi penulisan sendiri saya sangat suka karena amboi puitis sekali ini tulisan hehehe. Walau ada beberapa penulis yang menggunakan bahasa melayu sehingga agak sedikit bingung untuk mencerna isi cerita, kalau ada kata yang kiranya tidak diketahui artinya bisa dicari di KBBI. Saya rasa buku ini wajib buat teman-teman baca karena bisa membuka pemikiran kita bahwa tidak semua yang ditahan adalah orang komunis, kemudian bisa membuat kita melek akan sejarah yang tidak didapatkan ketika semasa sekolah. Pengalaman seru dan menegangkan bisa kalian rasakan ketika membaca buku ini. 

Oh iya, cerita favorit saya ada 2 yaitu, "Darah dan Air mata di Boven Digul" dan "Antara Hidup dan Mati atau Buron dari Boven Digul"

Picture by sandys_ramadhan

Senin, 13 Januari 2020

LURUH SELURUH





Luruh Seluruh | Sebuah Puisi

Pada spasi antar kata
di sebuah prosa.
Kita hanyalah sepasang
insan yang saling lengang.

Aku di sini, dimandikan cahaya remang bohlam.
Engkau disana, di bawah lampu truk kopi jalanan.

Celakanya kita memang sudah teramat asing
sampai-sampai pusing tujuh keliling.
Akibatnya engkau berkeluh pisah
sedang, aku luruh kian seluruh.

📷 : Google Camera Pixel 3 Nightscape Mode
✏️ : @sandys_ramadhan